Perubahan Sosial dan Pertanyaan tentang Kearifan Lokal
April 2, 2008
Oleh: Aprinus Salam
Abstract:
The question about where the direction of social changes in Indonesia, not yet can’t answer with detail until this day. Bargaining proses still happen and everything could take place. On the other part, recently Indonesian people still worried, angry, distressed, and concerned. Democracy still struggled continuously, and we don’t know what democracy would remain. There’s so many problem that need to solve, law enforcement still confused, and society live in uncertainty. We need social change that places much role on local genius. This general picture became based story for almost every Indonesian novel and short story.
Keywords: social change, local genius, Indonesian novel and short story.
Pengantar
Tulisan ini mengajak dan merefleksikan kembali konteks dan proses perubahan sosial, peristiwa-peristiwa tidak menyenangkan berkaitan dengan konflik dan kekerasan dalam segala arasnya, bagaimana proses dan peristiwa itu terjadi, kemana arah dari proses perubahan tersebut, bagaimana “pengetahuan” dan “cara” masyarakat menghadapi berbagai masalah, dan seberapa jauh peran kearifan lokal ikut berperan dan bermain dalam kehidupan bermasyarakat.
Tentu masalah tersebut terlalu luas. Itulah sebabnya, akan difokuskan pada beberapa kasus saja, yakni dengan membicarakan masalah berdasarkan satu kerangka yang diceritakan oleh sebuah film. Film tersebut sebuah film yang tidak membuat heboh, yakni film berjudul Chocolat (2000). Film Chocolat dibintangi oleh Juliette Binoche, Johnny Depp, Lena Olin, Judy Dench, Alfred Molina, dan Carrie-Anne Moss, dan disutradarai oleh Lasse Halstrom. Dengan mengambil setting Prancis tahun 1959, film ini meraih Oscar 2001 kategori best picture. Oleh karena film ini pula, akting Binoche mendapat penghargaan aktris terbaik 2001 versi Academy Award.
Download artikel lengkap: Klik disini
Entry Filed under: Vol. 5 No. 2 Jul-Dec 2007. .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed