Prospek Studi Ekonomi Islam
April 3, 2008
Oleh Ahmad Dahlan
Abstract:
The development of Islamic economy studies especially syari’ah’s financial institution in Indonesia in last 5 years is very fast. The growth indicator is visible from the growth of syariah banking in 2003: 2 Public Syariah’s Banks were emerged (Bank Syariah Mandiri and Bank Muamalat), more than 10 public bank opening syariah branch, 2 local public syariah’s banks (DKI and Jabar), and almost 84 BPRS, supported by 340 offices. Furthermore, Islamic Economy Studies or Syariah’s Financial Institution programs were founded on several university and Islamic college. This growth gain more strength when on 22 Syawal 1424 Hijriyah or 16 December 2003 Indonesian Moslem Scholar Council (MUI) releasing religious advices about the illegality of bank interest.
Keywords: prospect, study, Islamic economy, lembaga-keuangan-syari’ah/syariah’s financial institution.
Pendahuluan
Salah satu yang direkomendasikan para peserta Seminar dan Lokakarya Nasional Ekonomi Syari’ah yang diselenggarakan oleh Fakultas Syari’ah IAIN Sunan Gunung Djati Bandung bekerjasama dengan BAGAIS DEPAG RI di Wisma Haji Departemen Agama Ciloto Puncak Bogor tanggal 29 November s.d. 1 Desember 2004 adalah: pertama, gairah perkembangan lembaga keuangan syari’ah yang sudah diterima oleh masyarakat dan mendapat sambutan politis harus diimbangi oleh peningkatan sumberdaya di lingkungan Perguruan Tinggi Agama, yaitu dengan membuka program studi ekonomi Islam atau lembaga keuangan Islam lain seperti Manajemen Perbankan Syari’ah. Kedua, standarisasi kurikulum ekonomi Islam secara nasional, dan implikasi gelar yang disandang oleh para sarjananya.
Dari dua item tersebut, tampaknya poin pertama menjadi urgen dan menarik diangkat karena beberapa hal: Pertama, tidak sedikit stakeholder, praktisi ataupun akademisi yang dapat meraih perkembangan studi ekonomi Islam dan menikmati perkembangan lembaga keuangan syariah khususnya perbankan yang sedang bergairah, justru diraih oleh para praktisi dan komunitas yang bukan alumni dari Perguruan Tinggi Agama.
Baca artikel selengkapnya: Prospek Studi Ekonomi Islam
Entry Filed under: Vol. 3 No. 1 Jan-Jul 2005. .
1 Comment Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
romel | August 8, 2008 at 8:07 am
assalamu’alaykum. mari berbagi ilmu.