<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments for </title>
	<atom:link href="http://ibda.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ibda.wordpress.com</link>
	<description>Islamic and Cultural Study`s Journal of STAIN Purwokerto</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Dec 2009 05:21:44 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Sinergi Hasil Perencanaan Pembangunan Pedesaan dan Sustainabilitas Partisipasi Masyarakat: Studi Kasus di Desa Lebaksiu Lor, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal by ica</title>
		<link>http://ibda.wordpress.com/2008/04/01/sinergi-hasil-perencanaan-pembangunan-pedesaan-dan-sustainabilitas-partisipasi-masyarakat-studi-kasus-di-desa-lebaksiu-lor-kecamatan-lebaksiu-kabupaten-tegal/#comment-142</link>
		<dc:creator>ica</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 05:21:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ibda.wordpress.com/?p=26#comment-142</guid>
		<description>thx</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>thx</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Mengkritisi Pembelaan Bakdi Sumanto terhadap Pengakuan Pariyem (“Dunia Batin Seorang Wanita Jawa”) by Purple Emperor</title>
		<link>http://ibda.wordpress.com/2008/04/07/mengkritisi-pembelaan-bakdi-sumanto-terhadap-pengakuan-pariyem-%e2%80%9cdunia-batin-seorang-wanita-jawa%e2%80%9d/#comment-141</link>
		<dc:creator>Purple Emperor</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 11:25:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ibda.wordpress.com/?p=146#comment-141</guid>
		<description>my dearest...
your poems are amazing...
you&#039;ve thrilled me with your lovely words...
every time I read your name, I always smile happily...
your presence bring my happiness back...
every single word and every single letter you wrote turns my world upside down...

I know I&#039;m kinda lonely here... but I believe what I feel.
I&#039;m sure my feeling is right and if it&#039;s not, I don&#039;t want to turn my heart from you. cuz loving you is the best think I ever felt.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>my dearest&#8230;<br />
your poems are amazing&#8230;<br />
you&#8217;ve thrilled me with your lovely words&#8230;<br />
every time I read your name, I always smile happily&#8230;<br />
your presence bring my happiness back&#8230;<br />
every single word and every single letter you wrote turns my world upside down&#8230;</p>
<p>I know I&#8217;m kinda lonely here&#8230; but I believe what I feel.<br />
I&#8217;m sure my feeling is right and if it&#8217;s not, I don&#8217;t want to turn my heart from you. cuz loving you is the best think I ever felt.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sejarah Perkembangan Pesantren by yunus</title>
		<link>http://ibda.wordpress.com/2008/04/07/sejarah-perkembangan-pesantren/#comment-140</link>
		<dc:creator>yunus</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 08:22:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ibda.wordpress.com/?p=109#comment-140</guid>
		<description>saya butuh keterangan lebih lengkap tentang pesantren untuk tugasi akhir. dimana saya bisa mendapatkan data yang lebih lengkap mengenai pesantren?
tugas akhir yang saya tulis mengenai doktrinisasi pesantren. dalam penulisan tersebut difokuskan ke sejarah pesantren juga referensi-referensinya dan out put dari pesantren itu sendiri</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya butuh keterangan lebih lengkap tentang pesantren untuk tugasi akhir. dimana saya bisa mendapatkan data yang lebih lengkap mengenai pesantren?<br />
tugas akhir yang saya tulis mengenai doktrinisasi pesantren. dalam penulisan tersebut difokuskan ke sejarah pesantren juga referensi-referensinya dan out put dari pesantren itu sendiri</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Javanese Santri Islam by ferdi10790</title>
		<link>http://ibda.wordpress.com/2008/04/07/javanese-santri-islam/#comment-139</link>
		<dc:creator>ferdi10790</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Oct 2009 11:03:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ibda.wordpress.com/?p=124#comment-139</guid>
		<description>Oleh: Gary Dean

Abstrak:

Islam di Jawa sangat beraneka-ragam, yang oleh Gertz dibagi secara vertikal menjadi abangan dan santri. Sedangkan secara horisontal, bisa dibagi menjadi dimensi tradisionalis vs modernis. Awalnya istilah santri adalah pelajar atau pengikut sekolah Islam yang disebut pesantren. Namun, kemudian istilah ini digunakan untuk menamai kelas dalam masyarakat Jawa yang berislam kuat, yang dioposisikan dengan abangan dan priyayi. Dengan adanya pengaruh budaya lokal, timbul pula percabangan dalam Islam di Jawa: Islam Jawa yang bersifat sinkretik, dan Islam modernis yang puritan. Lalu apa yang membedakan santri Jawa dari masyarakat yang lain? Pada dasarnya adalah identitas. Santri secara sadar mengidentifikasikan diri mereka sebagai Muslim, dan berusaha sebisa mungkin menjalani hidup sesuai dengan pemahaman mereka sendiri terhadap Islam, entah itu berupa Islam tradisional yang sinkretik, Islam kaum modernis yang puritan, atau campuran keduanya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Gary Dean</p>
<p>Abstrak:</p>
<p>Islam di Jawa sangat beraneka-ragam, yang oleh Gertz dibagi secara vertikal menjadi abangan dan santri. Sedangkan secara horisontal, bisa dibagi menjadi dimensi tradisionalis vs modernis. Awalnya istilah santri adalah pelajar atau pengikut sekolah Islam yang disebut pesantren. Namun, kemudian istilah ini digunakan untuk menamai kelas dalam masyarakat Jawa yang berislam kuat, yang dioposisikan dengan abangan dan priyayi. Dengan adanya pengaruh budaya lokal, timbul pula percabangan dalam Islam di Jawa: Islam Jawa yang bersifat sinkretik, dan Islam modernis yang puritan. Lalu apa yang membedakan santri Jawa dari masyarakat yang lain? Pada dasarnya adalah identitas. Santri secara sadar mengidentifikasikan diri mereka sebagai Muslim, dan berusaha sebisa mungkin menjalani hidup sesuai dengan pemahaman mereka sendiri terhadap Islam, entah itu berupa Islam tradisional yang sinkretik, Islam kaum modernis yang puritan, atau campuran keduanya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Slametan dalam Kosmologi Jawa: Proses Akulturasi Islam dengan Budaya Jawa by pangeran</title>
		<link>http://ibda.wordpress.com/2008/04/07/slametan-dalam-kosmologi-jawa-proses-akulturasi-islam-dengan-budaya-jawa/#comment-133</link>
		<dc:creator>pangeran</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2009 06:17:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ibda.wordpress.com/?p=142#comment-133</guid>
		<description>kita itu sering ngomong percaya dengan ajaran Nabi Nabi tapi yang kita percayai dan jalakan hanyalah ajaran Nabi.Muhamad padalah sering bilang semua Nabi itu islam trus apa maknanya
belajarlah mengerti tentang Orang beragam Islam dan orang islam
tidak semua Nabi Itu beragama islam contoh Isa dengan injilnya Musa dengan taurotnya Daud dengan Zaburnya tapi Semua Nabi itu Islam asalnya dari Allah akan kembali ke Allah
seperti Mohamad kala ditanya Jibril apabila suruh milih harta tahta dan kemuliaan kamu milih apa jawab Moh amad aku hanya ingin inalillahi Wa ina illah ihi Rojiun mudah mudah bisa memahami suatu ajara dalam qur&#039;an dikatakan yang kamu agap baik belum tentu baik bagimu yang kamu agap jelek belum tentu jelek bagi apa yang tidak kamu ketahui Allah Maha tahu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kita itu sering ngomong percaya dengan ajaran Nabi Nabi tapi yang kita percayai dan jalakan hanyalah ajaran Nabi.Muhamad padalah sering bilang semua Nabi itu islam trus apa maknanya<br />
belajarlah mengerti tentang Orang beragam Islam dan orang islam<br />
tidak semua Nabi Itu beragama islam contoh Isa dengan injilnya Musa dengan taurotnya Daud dengan Zaburnya tapi Semua Nabi itu Islam asalnya dari Allah akan kembali ke Allah<br />
seperti Mohamad kala ditanya Jibril apabila suruh milih harta tahta dan kemuliaan kamu milih apa jawab Moh amad aku hanya ingin inalillahi Wa ina illah ihi Rojiun mudah mudah bisa memahami suatu ajara dalam qur&#8217;an dikatakan yang kamu agap baik belum tentu baik bagimu yang kamu agap jelek belum tentu jelek bagi apa yang tidak kamu ketahui Allah Maha tahu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Slametan dalam Kosmologi Jawa: Proses Akulturasi Islam dengan Budaya Jawa by pangeran</title>
		<link>http://ibda.wordpress.com/2008/04/07/slametan-dalam-kosmologi-jawa-proses-akulturasi-islam-dengan-budaya-jawa/#comment-132</link>
		<dc:creator>pangeran</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2009 06:04:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ibda.wordpress.com/?p=142#comment-132</guid>
		<description>orang selalu bilang doa apa sih yang disebut dosa oarng berbuat baik kok salah
divinisi dosa itu apa
api Allah yang membakar hatinya manusia tidak satupun manusia lain mengetahui ( kalau bisa memamhamii ini pastiklah kita tidak semudah bilang itu salah itu dosa ) arab dan jawa itu beda 
didalam kita dijelaskan Allah menciptakan makluk dimuka bumi untuk menyembah dengan caranya sendiri sendiri
Allah selalu memberi wahyu sampai kapanpun terhadap manusia yang dipilih jangan lah terpaku ajaran yang lampau sehingga seakan akan Allah itu kalah dengan Nabi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>orang selalu bilang doa apa sih yang disebut dosa oarng berbuat baik kok salah<br />
divinisi dosa itu apa<br />
api Allah yang membakar hatinya manusia tidak satupun manusia lain mengetahui ( kalau bisa memamhamii ini pastiklah kita tidak semudah bilang itu salah itu dosa ) arab dan jawa itu beda<br />
didalam kita dijelaskan Allah menciptakan makluk dimuka bumi untuk menyembah dengan caranya sendiri sendiri<br />
Allah selalu memberi wahyu sampai kapanpun terhadap manusia yang dipilih jangan lah terpaku ajaran yang lampau sehingga seakan akan Allah itu kalah dengan Nabi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Slametan dalam Kosmologi Jawa: Proses Akulturasi Islam dengan Budaya Jawa by Nashih</title>
		<link>http://ibda.wordpress.com/2008/04/07/slametan-dalam-kosmologi-jawa-proses-akulturasi-islam-dengan-budaya-jawa/#comment-131</link>
		<dc:creator>Nashih</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 04:00:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ibda.wordpress.com/?p=142#comment-131</guid>
		<description>Abdullah Diraz, seorang ulama Al Azhar, Mesir,  dalam bukunya al mizan baina al sunnah wa al bid&#039;ah, setelah memaparkan dalilnya, dengan tegas mengatakan, tidak semua yang baru dalam agama serta merta dikatakan bidah....jika kita mengikuti pendapat ini, tentu, slametan yang pada pada  intinya adalah tasyakuran, wujud bersyukur kepada Allah tidak dikategorikan bidah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Abdullah Diraz, seorang ulama Al Azhar, Mesir,  dalam bukunya al mizan baina al sunnah wa al bid&#8217;ah, setelah memaparkan dalilnya, dengan tegas mengatakan, tidak semua yang baru dalam agama serta merta dikatakan bidah&#8230;.jika kita mengikuti pendapat ini, tentu, slametan yang pada pada  intinya adalah tasyakuran, wujud bersyukur kepada Allah tidak dikategorikan bidah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sejarah Perkembangan Pesantren by Ujang</title>
		<link>http://ibda.wordpress.com/2008/04/07/sejarah-perkembangan-pesantren/#comment-130</link>
		<dc:creator>Ujang</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2009 04:45:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ibda.wordpress.com/?p=109#comment-130</guid>
		<description>Pesantren harus selalu kita majukan pak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pesantren harus selalu kita majukan pak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on About by lala st wasilah</title>
		<link>http://ibda.wordpress.com/about/#comment-129</link>
		<dc:creator>lala st wasilah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2009 05:59:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-129</guid>
		<description>Saya juga menyarankan begitu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya juga menyarankan begitu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Buku Tamu by lala st wasilah</title>
		<link>http://ibda.wordpress.com/buku-tamu/#comment-128</link>
		<dc:creator>lala st wasilah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2009 05:55:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ibda.wordpress.com/buku-tamu/#comment-128</guid>
		<description>Jurnal Ibda&#039; yang sudah mendunia, sayang jika tidak pernah dibaca oleh dosen STAIN Purwokerto sendiri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jurnal Ibda&#8217; yang sudah mendunia, sayang jika tidak pernah dibaca oleh dosen STAIN Purwokerto sendiri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
